Begitu banyak penyakit menular yang
bisa menyerang, mulai dari flu, cacar air, dan banyak lagi. Ada yang ringan dan
ada yang malah bisa menimbulkan kematian bila tidak segera ditangani. Kali ini saya akan membuat daftar 10 penyakit menular yang paling berbahaya
dan bisa menimbulkan kematian.
Penyakit menular adalah hal yang paling menakutkan, layaknya teroris. Mungkin
penyakit ini merupakan salah satu cara Yang Kuasa menunjukkan kepada kita
hamba-Nya bagaimana menghargai dan merawat kesehatan tubuh kita.
1. HIV/AIDS
Penyakit
ini sangat terkenal dan ditakuti, apalagi telah banyak merenggut nyawa artis
tenar Hollywood. Virus ini dikatakan berasal dari simpanse. Virus ini merusak
system imunitas, sehingga virus ini tidak menimbulkan kematian, tetapi bila
kontak dengan penyebab penyakit mematikan lainnya, bisa lain ceritanya. Bahkan
penyakit flu biasa bisa menjadi berbahaya bila terkena pada penderita HIV.
Virus
ini cukup lama dalam merusak, jadi gejala baru akan muncul belakangan
setelah virus diidap selama beberapa tahun. Pengobatan ini masih cukup mahal
dan masih dalam tahap memperpanjang daya hidup penderitanya saja
2. Ebola, Hanta dan Demam Hemorrhagic
Demam
ini adalah akibat serangan virus ganas seperti ebola dan hanta yang ditularkan
dari kotoran hewan melalui udara atau kontak langsung. Dikatakan virus ini
pertama kali ditemukan menyerang primata seperti simpanse dan monyet.
Di
dalam tubuh manusia, virus menyerang sel-sel pembuluh darah, dan akibatnya
semua organ dalam tubuh anda seperti usus, paru-paru, ginjal dan otak akan mengeluarkan
darah.
3. Rabies
Pengidap
penyakit ini akan mengalami gejala seperti susah menelan, takut air, mudah
marah dan mulut berbusa, ditularkan melalui air liur saat digigit anjing. Virus
rabies akan menyerang system saraf dan bila virus mencapai otak, maka fatal
akibatnya.
Kewajiban
memvaksinasi binatang piaraan anda bisa menekan penyebaran penyakit ini,
walaupun di beberapa Negara masih ditemukan penyakit ini. Terima kasih kepada Louis
Pasteur yang sudah menemukan vaksin untuk penyakit berbahaya ini.
4. Bakteri yang resisten terhadap
antibiotic
Bakteri
‘jagoan’ ini biasanya lahir di rumah sakit atau fasilitas medis sejenis, yang
akibat kondisi sekitar mengalami resistensi terhadap antibiotik. Jenis bakteri
ini adalah MRSA (methicillin-resistant staphylococcus aureus) yang mampu
memakan daging, atau acinetobacter baumannii yang menyerang tentara
Amerika saat perang Irak. Satu lagi yang tenar adalah pseudomonas aeruginosa,
yang menyerang ratu kecantikan Brazil dan menyebabkan beliau kehilangan tangan
dan kaki dan akhirnya nyawanya.
5. Naegleria
Amoeba
dengan nama naegleria fowleri ini sangat berbahaya. Untungnya saat ini
baru ditemukan di kawasan Barat Daya Amerika. Amoeba ini berada di air dan
apabila anda berenang di lokasi yang juga dihuni amoeba ini, maka ia akan masuk
melalui hidung dan hinggap di otak anda, dan anda bisa koma karenanya.
Amoeba
ini terus mengkonsumsi otak dan karenanya bisa menyebabkan kematian.
6. Penyakit Sapi Gila
Penyakit
ini ditularkan melalui daging sapi yang mengidap bovine spongiform
encephalopathy, yang kiira-kira istilah ini berarti 'otak sapi yang
berlubang-lubang seperti spons'. Penderita akan mengalami lupa ingatan (dementia),
kehilangan kendali saraf dan otot, dan bila tidak cepat ditangani bisa
menyebabkan kematian.
7. Flu Burung alias Avian Influenza
Penyakit
virus influenza tipe A ini ditularkan melalui burung atau mamalia dan
memiliki sejumlah varian, dan beberapa tahun ini varian yang banyak menyerang
adalah varian H5N1. Virus ditularkan melalui udara atau kontak langsung
dengan unggas yang terinfeksi. Tetapi virus ini akan mati dalam suhu yang
tinggi, oleh karenanya sangat disarankan memasak makanan terutama yang berasal
dari unggas dalam suhu yang aman sehingga virus tersebut mati, dan sebaliknya
dapat bertahan hidup dalam suhu rendah.
Gejala
pada penderita adalah demam panas tinggi dan sulit bernafas, yang akhirnya bisa
menyebabkan kematian.
8. Botulism
Kalau
ada pembaca wanita yang senang dengan botox, ini adalah penyakit yang
diakibatkan oleh bakteri yang sama yaitu Clostridium botulinum. Bedanya
zat yang disuntikkan untuk botox adalah hasil pemurnian protein yang diekstrak
dari bakteri tadi atau dikenal dengan nama kerennya Botullinum Toxin A
(BT), sedangkan pada penyakit botulism ini bakteri yang sama masuk ke
tubuh dan merusak sistem saraf. Biasanya sumber penularan adalah dari makanan
yang terkontaminasi bakteri atau sporanya atau bisa juga melalui luka di tubuh.
Bakteri
ini akan mengganggu sistem saraf seperti pandangan yang kabur, susah bernafas
dan kala bicara susah dimengerti. Gejala lain seperti otot menjadi lemah,
kehilangan reflex dan kelumpuhan. Apabila tidak segera ditangani bisa
menyebabkan kematian, biasanya karena otot pernafasan dan diafragma menjadi
berhenti bekerja. Jika cepat ditangani dengan pemberian antitoxin dan
antibiotik hal ini bisa ditanggulangi, akan tetapi kelumpuhan yang terjadi akan
butuh waktu bulanan untuk sembuh seperti sedia kala.
9. Tuberculosis (TBC)
Tuberculosis
(TBC, MTB atau TB) adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri mycobacterium
tuberculosis. Dikenal karena serangannya pada paru-paru, walaupun
sebenarnya bisa menyerang hampir seluruh organ tubuh. Bakteri lain dalam
keluarga mycobacterium juga bisa menginfeksi dan memunculkan gejala yang
mirip.
Bakteri
ditularkan melalui udara (airborne), yaitu ketika penderita bersin,
batuk dan kemudian bakteri yang keluar terhirup oleh orang sehat lainnya. Oleh
karena mudahnya penyebaran, biasanya penderita TB diisolasi. Penyebaran tidak
akan terjadi hanya dengan menyentuh pakaian penderita.
Penyakit
ini bisa fatal akibatnya bila diikuti dengan penyakit diabetes. Gejala pada
penderita TB adalah batuk kronis dan pada stadium berat bisa menjadi batuk
darah, demam, keringat di malam hari, penderita menjadi kurus dan sulit
bernafas. Penyakit ini bisa diobati dengan pemberian antibiotik, walaupun
proses penyembuhannya cukup memakan waktu melalui beberapa kali pemberian
antibiotik.
10. Polio
Penyakit
menular yang satu ini cukup berbahaya karena bisa menyebabkan kelumpuhan dan
bahkan bisa menyebabkan kematian. Beberapa kali tercatat bahwa penyakit ini
mampu menimbulkan kelumpuhan pada otot pernafasan, yang menyebabkan
penderitanya menjadi sangat tergantung dengan alat bantu pernafasan.
Gawatnya
sebagian besar orang yang terjangkiti penyakit ini tidak menampakkan gejala
apapun, dan sebagian lainnya hanya seperti terkena gejala flu.
Beruntung
sekali saat ini vaksin-nya sudah ditemukan dan bisa dikatakan bukan lagi
menjadi penyakit yang ditakuti, akan tetapi penyakit menular ini masih endemis
misalnya di beberapa kawasan di India, Pakistan dan Nigeria.
Sebagai
penutup, setelah membaca artikel 10
Penyakit Menular Yang Mematikan ini bisa kita sadari
bahwasanya kesehatan itu sungguh indah dan merupakan anugerah dari Yang Kuasa.
Semoga kita dijauhkan dari penyakit ini. Amiin...!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar